Cara Memilih Ukuran Kemeja Pria yang Tepat agar Terlihat Rapi
Kemeja yang bagus belum tentu terlihat bagus saat dipakai.
Sering kali masalahnya bukan pada bahan atau merek. Ukurannya yang tidak tepat.
Kemeja terlalu besar membuat tubuh terlihat tenggelam. Sebaliknya, kemeja terlalu ketat membuat bagian dada dan perut terlihat tertarik.
Karena itu, jangan hanya melihat ukuran S, M, L, atau XL.
Perhatikan bagaimana kemeja jatuh di tubuh Anda.
Berikut cara mengeceknya.
1. Periksa Bagian Bahu
Mulailah dari jahitan bahu.
Jahitan tersebut idealnya berada di sekitar ujung bahu. Jangan terlalu turun hingga mendekati lengan atas.
Jika jahitan melewati bahu, kemeja kemungkinan terlalu besar.
Sebaliknya, jika jahitan tertarik ke atas dan terasa sempit, ukurannya mungkin terlalu kecil.
Bagian bahu sulit diperbaiki oleh penjahit. Karena itu, pilih ukuran yang tepat sejak awal.
2. Pastikan Kerah Tidak Terlalu Longgar
Kerah menjadi perhatian utama ketika kemeja digunakan dengan dasi.
Kancing paling atas seharusnya bisa ditutup tanpa membuat leher terasa tercekik.
Namun, jangan sampai ada ruang terlalu besar di antara kerah dan leher.
Cara sederhananya, setelah kancing tertutup, Anda masih bisa memasukkan satu atau dua jari dengan nyaman.
Jika jauh lebih longgar, kerah kemungkinan kebesaran.
3. Lihat Bagian Dada
Kancing kemeja harus tetap berada dalam posisi normal.
Jika kain di sekitar kancing tertarik dan membentuk lipatan horizontal, bagian dada mungkin terlalu sempit.
Sebaliknya, jika terdapat banyak kain berlebih di bagian depan, kemeja mungkin terlalu besar.
Untuk pria dengan dada bidang atau perut lebih besar, jangan hanya mengejar ukuran berdasarkan lingkar dada.
Perhatikan juga potongan kemeja.
Regular fit dan relaxed fit biasanya memberikan ruang lebih banyak daripada slim fit.
4. Perhatikan Lingkar Perut
Kemeja tidak seharusnya menempel ketat pada perut.
Saat berdiri, kain boleh mengikuti bentuk tubuh. Namun, jangan sampai kancing terlihat tertarik.
Coba lakukan gerakan sederhana.
Duduk. Membungkuk sedikit. Angkat kedua tangan.
Jika kemeja terasa sangat tertarik, ukurannya kurang nyaman untuk aktivitas sehari-hari.
Kemeja yang terlihat bagus saat berdiri belum tentu nyaman ketika bergerak.
5. Cek Panjang Lengan
Untuk kemeja lengan panjang, ujung manset seharusnya mencapai area pergelangan tangan.
Jika terlalu pendek, lengan terlihat seperti kekecilan.
Jika terlalu panjang, manset akan menumpuk dan membuat tangan terlihat kurang rapi.
Ketika memakai blazer atau jas, manset kemeja biasanya terlihat sedikit dari ujung lengan luar.
Namun, panjang ideal tetap bergantung pada konstruksi kemeja dan pakaian luar yang digunakan.
6. Jangan Abaikan Manset
Manset yang terlalu longgar bisa membuat lengan kemeja terlihat menggembung.
Sebaliknya, manset terlalu ketat akan mengganggu pergelangan tangan.
Pastikan manset tetap nyaman ketika tangan digerakkan.
Untuk penggunaan formal, detail ini semakin penting karena kemeja menjadi bagian dari keseluruhan outfit.
7. Perhatikan Panjang Badan Kemeja
Panjang badan tergantung pada cara Anda memakai kemeja.
Jika kemeja akan dimasukkan ke celana, bagian bawah harus cukup panjang agar tidak mudah keluar ketika Anda bergerak.
Jika digunakan sebagai overshirt atau kemeja kasual di luar celana, panjangnya bisa lebih pendek.
Masalah muncul ketika kemeja formal terlalu pendek tetapi dipakai tucked in. Kemeja akan terus keluar saat duduk atau berjalan.
8. Kenali Perbedaan Slim Fit dan Regular Fit
Nama potongan sering membuat pria salah memilih.
Slim fit memiliki potongan lebih mengikuti tubuh.
Regular fit memberikan ruang lebih besar pada bagian torso.
Sementara itu, beberapa merek juga menyediakan relaxed fit dengan potongan yang lebih longgar.
Tidak ada potongan yang otomatis lebih baik.
Pilih berdasarkan bentuk tubuh dan kenyamanan.
Pria dengan tubuh ramping mungkin nyaman dengan slim fit. Namun, regular fit juga bisa terlihat elegan jika ukurannya tepat.
9. Jangan Terlalu Percaya pada Label S, M, atau L
Ukuran pakaian tidak selalu sama antar-merek.
Kemeja M dari satu merek bisa terasa seperti L dari merek lain.
Karena itu, lihat size chart sebelum membeli.
Bandingkan ukuran dada, bahu, panjang badan, dan panjang lengan.
Lebih baik meluangkan satu menit untuk mengukur daripada salah membeli ukuran.
Jika membeli secara online, bandingkan size chart dengan kemeja yang sudah Anda miliki dan terasa pas.
10. Coba Kemeja dengan Posisi Tubuh Normal
Jangan hanya berdiri tegak di depan cermin.
Saat mencoba kemeja, lakukan beberapa gerakan normal.
Angkat tangan. Duduk. Gerakkan bahu. Masukkan tangan ke saku.
Perhatikan apakah kain tertarik atau justru terlalu banyak.
Kemeja yang bagus bukan hanya terlihat rapi saat difoto.
Kemeja yang tepat harus tetap terlihat rapi ketika Anda bergerak.
Bagaimana Jika Ukurannya Hampir Pas?
Tidak semua tubuh cocok dengan ukuran standar.
Misalnya, ukuran M pas di bahu tetapi terlalu panjang. Atau ukuran L pas di perut tetapi terlalu lebar di bagian dada.
Dalam situasi seperti ini, penjahit bisa membantu.
Perubahan kecil pada panjang badan, lingkar pinggang, atau lengan sering memberikan hasil besar.
Namun, hindari membeli kemeja yang ukuran bahunya sudah salah hanya karena bagian lain bisa diperbaiki.
Bahu adalah salah satu bagian yang paling sulit dikoreksi.
Checklist Sebelum Membeli Kemeja
Sebelum membeli, cek lima bagian ini:
- Bahu: jahitan berada di sekitar ujung bahu.
- Kerah: nyaman, tetapi tidak terlalu longgar.
- Dada: kancing tidak tertarik.
- Lengan: panjang mencapai area pergelangan tangan.
- Badan: cukup panjang untuk cara pemakaian yang Anda inginkan.
Jika lima bagian tersebut sudah sesuai, Anda sudah memiliki dasar fit yang baik.
Kesimpulan
Ukuran kemeja pria tidak berhenti pada angka S, M, L, atau XL.
Yang lebih penting adalah bagaimana kemeja mengikuti tubuh.
Periksa bahu. Cek dada. Pastikan kerah nyaman. Perhatikan panjang lengan dan badan.
Setelah itu, lihat bagaimana kemeja bergerak bersama tubuh Anda.
Tidak perlu membeli kemeja mahal untuk terlihat rapi.
Kemeja dengan ukuran tepat hampir selalu terlihat lebih baik daripada kemeja mahal yang salah ukuran.
Jangan lupa baca artikel menarik Pedoman Pria lainnya yang pastinya akan sangat kamu butuhkan.

