7 Istilah Gym yang Wajib Pria Tahu Biar Gak Kelihatan Kebingungan
Baru mulai nge-gym? Selain belajar menggunakan alat, kamu juga perlu memahami bahasa yang sering dipakai di gym.
Pasalnya, istilah seperti reps, set, failure, PR, atau RIR bakal sering muncul dalam program latihan. Kalau belum tahu artinya, instruksi sederhana dari personal trainer atau teman gym bisa terdengar seperti bahasa asing.
Tenang, kamu gak perlu hafal puluhan istilah.
Berikut 7 Tujuh Istilah Gym untuk Pemula agar G ak Kelihatan Bingung
1. Reps
Reps adalah singkatan dari repetitions, yaitu jumlah pengulangan satu gerakan.
Misalnya kamu melakukan 10 kali dumbbell curl. Artinya kamu melakukan 10 reps.
Jadi, ketika teman gym bilang:
“Lakukan 12 reps.”
Maksudnya, ulangi gerakan tersebut sebanyak 12 kali.
2. Set
Kalau reps berarti jumlah pengulangan, set berarti satu kelompok reps yang kamu lakukan sebelum istirahat.
Contohnya program tertulis:
Bench press — 3 set × 10 reps
Artinya kamu melakukan 10 repetisi, istirahat, lalu mengulanginya sampai total tiga set.
Jadi gampangnya:
Reps = berapa kali gerakan.
Set = berapa kelompok pengulangan.
3. PR
PR berarti Personal Record atau catatan terbaik pribadi.
Misalnya sebelumnya kamu hanya mampu bench press 50 kg, kemudian berhasil mengangkat 60 kg dengan teknik yang benar. Berarti kamu mencetak PR baru.
PR gak selalu berarti harus mengangkat beban paling berat. Kamu juga bisa mencatat PR dari jumlah reps, jarak lari, atau performa latihan lainnya.
Karena itu, jangan cuma membandingkan diri dengan orang lain. Bandingkan juga kemampuanmu sekarang dengan pencapaianmu sebelumnya.
4. Failure
Failure atau training to failure berarti kamu mencapai titik ketika tidak mampu menyelesaikan repetisi berikutnya dengan teknik yang benar.
Contohnya kamu melakukan dumbbell curl. Repetisi pertama sampai kedelapan masih bagus. Pada repetisi kesembilan, kamu sudah tidak mampu mengangkat dumbbell dengan form yang benar.
Itulah kondisi yang biasa disebut failure.
Meski begitu, kamu gak harus membawa setiap set sampai failure. Pendekatan beberapa repetisi sebelum failure juga bisa efektif dan biasanya membuat kelelahan lebih mudah dikontrol.
5. RIR
RIR adalah Reps In Reserve, yaitu perkiraan berapa repetisi lagi yang sebenarnya masih bisa kamu lakukan sebelum mencapai failure.
Misalnya setelah menyelesaikan 10 reps kamu merasa masih sanggup melakukan dua reps lagi.
Berarti:
10 reps + masih sanggup 2 reps = 2 RIR.
Istilah ini berguna karena kamu bisa mengukur seberapa berat sebuah set tanpa harus selalu memaksakan diri sampai gagal. ACE juga menggunakan konsep kedekatan dengan failure melalui jumlah reps yang masih tersisa.
6. Superset
Superset berarti melakukan dua latihan secara berurutan dengan jeda yang sangat sedikit atau tanpa jeda di antara keduanya.
Contohnya:
Biceps Curl → Triceps Pushdown → istirahat
Kemudian ulangi lagi.
Superset bisa membuat latihan terasa lebih padat dan membantu menghemat waktu. Karena itu, metode ini cukup populer ketika kamu ingin menyelesaikan sesi gym dengan lebih efisien.
7. Progressive Overload
Nah, ini salah satu istilah paling penting kalau targetmu ingin membangun otot atau meningkatkan kekuatan.
Progressive overload berarti secara bertahap memberikan tantangan lebih besar kepada tubuh.
Caranya tidak selalu dengan menambah beban. Kamu juga bisa meningkatkan reps, menambah set, memperbaiki teknik, atau menggunakan variasi latihan yang lebih menantang. Prinsip progression dan overload menjadi dasar penting dalam perkembangan latihan.
Contohnya:
Minggu pertama:
Bench press 50 kg × 8 reps
Beberapa waktu kemudian:
Bench press 50 kg × 10 reps
Berikutnya:
Bench press 55 kg × 8 reps
Itulah contoh progres sederhana.
Biar Gak Bingung Saat Baca Program Gym
Kalau kamu menemukan tulisan seperti:
Bench Press — 3 × 10 @ 2 RIR
Sekarang kamu sudah bisa membacanya.
Artinya:
- 3 = 3 set
- 10 = 10 reps setiap set
- 2 RIR = berhenti ketika kira-kira masih punya kemampuan untuk 2 reps lagi
Jadi, kamu gak perlu lagi bengong ketika melihat program latihan yang penuh istilah gym.
Kesimpulan
Bahasa gym sebenarnya gak serumit kelihatannya. Setelah memahami reps, set, PR, failure, RIR, superset, dan progressive overload, kamu sudah punya dasar yang cukup untuk memahami banyak instruksi latihan.
Selanjutnya, fokus bukan cuma terlihat paham. Yang lebih penting, kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan dan kenapa kamu melakukannya.
Dengan begitu, latihan jadi lebih terarah dan progresmu lebih mudah dipantau.
Jangan lupa baca artikel menarik Pedoman Pria lainnya yang pastinya akan terus memberi kamu info penting.

