Jenis Sepatu Pantofel Pria Gaya Formal yang Berkelas
Sepatu pantofel pria bukan hanya soal warna hitam dan bahan kulit. Ada beberapa jenis sepatu formal dengan karakter yang berbeda, mulai dari Oxford yang sangat formal hingga loafer yang lebih santai.
Memahami perbedaannya akan membantu kamu memilih sepatu yang tepat untuk bekerja, menghadiri pernikahan, bertemu klien, atau menghadiri acara formal lainnya.
1. Oxford

Oxford menjadi salah satu pilihan paling aman ketika ingin tampil formal dan berkelas.
Ciri utamanya terletak pada sistem tali closed lacing, yaitu bagian tali sepatu menyatu lebih rapat dengan bagian atas sepatu. Desain ini menghasilkan siluet yang bersih dan elegan.
Oxford hitam paling cocok untuk setelan formal, acara resmi, wawancara kerja, hingga pertemuan bisnis.
Paling cocok untuk: acara formal, setelan jas, kantor, pernikahan.
2. Derby

Derby memiliki sistem tali open lacing, sehingga bagian tali terlihat lebih terbuka dibandingkan Oxford.
Desain tersebut membuat Derby terasa sedikit lebih santai, tetapi tetap terlihat rapi dan formal. Karena karakternya lebih fleksibel, Derby juga cocok untuk pria yang ingin satu sepatu untuk kebutuhan formal dan smart casual.
Warna hitam memberikan kesan lebih formal, sedangkan cokelat menawarkan tampilan yang lebih santai.
Paling cocok untuk: kantor, acara semi-formal, meeting, smart casual.
3. Monk Strap

Monk strap menggantikan tali dengan strap dan buckle. Desain ini membuatnya terlihat lebih unik dibandingkan Oxford atau Derby.
Single monk strap menggunakan satu strap, sedangkan double monk strap menggunakan dua strap.
Untuk penampilan formal yang lebih berkarakter, double monk strap dengan desain sederhana bisa menjadi pilihan menarik.
Paling cocok untuk: acara formal, kantor, dinner, smart formal.
4. Loafer

Loafer tidak menggunakan tali sehingga lebih praktis ketika dikenakan.
Jenis seperti penny loafer dan tassel loafer bisa memberikan kesan elegan tanpa terlihat terlalu kaku. Namun, tingkat formalitasnya biasanya berada di bawah Oxford.
Loafer paling menarik ketika kamu ingin tampil formal dengan pendekatan yang lebih santai.
Paling cocok untuk: smart casual, dinner, kantor, acara semi-formal.
5. Wholecut

Wholecut memiliki desain yang sangat minimalis karena bagian atas sepatu menggunakan satu lembar kulit dengan jumlah jahitan yang sangat sedikit.
Hasilnya terlihat bersih dan elegan. Karena desainnya sederhana, kualitas bahan dan konstruksi sepatu menjadi semakin mudah terlihat.
Wholecut hitam bisa memberikan kesan sangat sophisticated ketika dipadukan dengan setelan yang tepat.
Paling cocok untuk: acara formal, business attire, dinner, pesta.
6. Cap Toe Oxford

Cap toe Oxford memiliki tambahan jahitan horizontal pada bagian depan sepatu.
Model ini memberikan sedikit detail tanpa menghilangkan karakter formal dari Oxford. Karena itu, cap toe Oxford menjadi pilihan yang sangat aman untuk pria yang membutuhkan sepatu formal serbaguna.
Sepasang cap toe Oxford hitam dapat menemani berbagai kebutuhan, mulai dari pekerjaan hingga acara resmi.
Paling cocok untuk: kantor, meeting, wawancara, pernikahan, acara formal.
Mana yang Paling Berkelas?
Jika berbicara tentang gaya formal klasik, Oxford hitam masih menjadi pilihan paling aman.
Jika baru mulai membangun koleksi sepatu formal, Oxford hitam atau cap toe Oxford menjadi pilihan yang paling masuk akal. Setelah memiliki kebutuhan yang lebih beragam, kamu bisa menambahkan Derby, monk strap, atau loafer.
Yang membuat sepatu terlihat berkelas bukan hanya jenisnya. Desain yang proporsional, bahan yang baik, ukuran yang pas, dan kondisi sepatu yang terawat jauh lebih menentukan kesan akhirnya.
Janga lupa membaca artikel menarik Pedoman Pria lainnya yang pastinya akan kamu butuhkan.

